Peneliti Populi Center Rafif Pamenang Imawan, mengatakan di era demokrasi tidak mungkin memberikan tempat untuk PKI lahir kembali. Kata-kata komunis pun hanya dijadikan sebagai alat politik.
“Komunis itu hanya alat politik karena komunisme tidak mungkin juga bangkit di era demokrasi ketika semua orang menghadapi kebebasan bersuara," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (1/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sama polanya dengan menolak G30SPKI, tapi itulah yang sekarang jadi persoalan, orang bisa mengakses informasi tapi tidak bisa menalar informasi tersebut," ucapnya.
Pancasila, kata Rafif, harus diwujudkan oleh pemerintah dan individu masyarakat. Keberhasilan Pancasila terwujud dengan lahirnya interaksi sosial antar negara, peemrintahan dan masyarakat sipil.
"Pancasila menjadi kunci untuk mendorong terjadinya interaksi sosial. Pancasila sekarang adalah Pancasila kerja sama yang harus dimaknai," tuturnya.
Rafif mengatakan, pemerintah dapat menggunakan Pancasila sebagai pedoman aparatur negara dalam membuat program. Sedangkan untuk masyarakat, Pancasila digunakan sebagai alat interaksi sesama individu.