Jokowi menekankan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tidak bisa bekerja sendiri untuk memastikan Indonesia bebas dari penyebaran obat-obatan ilegal.
"Sekat birokrasi harus diruntuhkan. Jangan sampai perlindungan anak dikalahkan urusan birokrasi dan prosedur,” kata Jokowi di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Selasa (3/10).
Lihat juga:Kronologi Polisi Bongkar Jaringan Pil PCC |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi menduga, banyak kasus penyalahgunaan obat yang belum terungkap hingga kini, sehingga, pengawasan dan perlindungan ditekankan menjadi tugas bersama.
Pada kesempatan yang sama Jokowi mencanangkan aksi nasional memberantas obat ilegal dan penyalahgunaan obat.
Selain itu, dalam acara itu dilakukan penandatangan aksi bersama pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat oleh 11 pihak, yakni Kementerian Kesehatan, BPOM, Kemenko PMK, Kemendagri, Polri, Kejaksaan Agung, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Apoteker Indonesia, Gabungan Pengusaha Farmasi, dan salah seorang siswa SMA 1 Jakarta, serta grup band Slank.