Partai berlambang beringin ini adalah salah satu yang telah menyatakan bakal mengusung Khofifah di Pilkada Jatim 2018.
"Kami sudah menanyakan ke Presiden, dan Presiden welcome ya kami harus dukung. Mengusung, loh, bukan mendukung," kata Ketua Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Partai Golkar Roem Kono di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira proses rekrutmen politik berjalan dan pada akhirnya kita tahu sendiri siapa partai mana saja mendukung Khofifah," ujarnya.
"Kami Khofifah. Itu final. DPP Golkar memutuskan Khofifah," kata Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah I Golkar, Nusron Wahid.
Selain Golkar, partai lain yang terindikasi kuat mengusung Khofifah adalah NasDem, sebagaimana diisyaratkan oleh Sekretaris Jenderal NasDem Johnny G Plate, akhir September lalu.
Kata Johnny, NasDem mengusung Khofifah karena dianggap dapat membuat kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.
"Pasti mengusung dia, komunikasi politik sudah dan sedang berlangsung," ujar Johnny.
Johnny menjelaskan pemberian surat rekomendasi dan deklarasi dukungan akan disiapkan setelah pembicaraan ihwal bakal calon wakil gubernur dilakukan.
"Saat ini kami harus menunggu Presiden untuk melepas atau mengganti Bu Khofifah. Dia kan anggota kabinet, secara formal perlu ada proses politik, dia akan nanti bicara dengan Presiden," tutur Johnny.