“Jangan sampai ada hal-hal kecil justru membesar karena gesekan atau isu yang sering kira baca di media sosial,” kata Jokowi, di depan para kiai dan santri di Ponpes Al-Amien Prenduan, Sumenep, Jawa Timur, Minggu (8/10).
Ia sendiri tak mencontohkan isu negatif yang beredar di dunia maya kemudian merembet di masyarakat. Yang jelas ia menyebut banyak isu yang tidak jelas dan kabar bohong (hoax) di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jangan segera dipercaya. Cari informasi lain karena kalau tidak, akan diadu domba terus oleh orang tidak bertanggung jawab,” ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
“Jadi, saya mengajak semuanya bersama jaga persaudaraan kita, Ukhuwah Islamiyah, Wathaniya, dan Basariah,” ucapnya.
Kehadirannya di Sumenep ini terkait dengan gelaran Hari Perdamaian Internasional. Selain para kiai, acara ini juga dihadiri para aktivis perempuan dari The Wahid Institute dan UN Women.
Pada gelaran itu, Presiden Jokowi juga menyatakan soal peran penting kaum perempuan dan ibu-ibu dalam menjaga perdamaian negara.