Hal itu disampaikan Agung usai menemui Novanto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/10). Agung menemui Setnov untuk menyampaikan agenda rapat dewan pakar.
"(Setya Novanto) sehat sekarang, dan lebih fokus," kata Agung saat ditanya wartawan tentang kondisi kesehatan Novanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Agung, saat ini Golkar membutuhkan sosok ketua umum untuk memimpin langsung roda organisasi partai. Dia berharap tidak ada lagi kegaduhan di internal partai berlambang pohon beringin.
[Gambas:Video CNN]
Novanto kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum Golkar, dalam rapat pleno pengurus DPP Golkar, Rabu (12/10). Novanto sempat vakum dari tugas-tugasnya sebagai etua umum partai beringin usai ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.
Selain itu, Novanto juga sempat sakit dan menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda. Pada 10 September, Novanto dirawat di RS Siloam Semanggi akibat penyakit vertigo dan gangguan ginjal. Novanto kemudian dipindahkan ke RS Premier Jatinegara pada 18 September akibat penyakit jantung dan sinus yang diidapnya.
Pada 29 September, Novanto memenangkan praperadilan atas status tersangkanya dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Tak lama berselang, Novanto keluar rumah sakit pada 2 Oktober.