Daftar Pemilu, NasDem Bicara Target 2019 dan Pilkada Jatim

Lalu Rahadian , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 11:04 WIB
Daftar Pemilu, NasDem Bicara Target 2019 dan Pilkada Jatim NasDem menargetkan perolehan suara lebih dari sembilan persen pada 2019. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai NasDem menargetkan perolehan suara lebih dari sembilan persen pada Pemilu 2019 mendatang. Target itu disampaikan setelah NasDem resmi mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019, Jumat (13/10).

Sekretaris Jenderal NasDem, Johnny G Plate, berkata target partainya sesuai dengan perjuangan kader-kader parpol pimpinan Surya Paloh tersebut. Pada Pemilu 2014, NasDem meraih 8.402.812 dukungan atau 6,72 persen dari total suara sah.

"Target utama kami yang pertama untuk mendapatkan dua digit perolehan suara, dan yang kedua termasuk utama adalah memenangkan kontestasi Pilpres dengan mendukung Presiden Joko Widodo sebagai capres," kata Johnny di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta.

NasDem merupakan salah satu parpol yang telah mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi. Dukungan itu diberikan meski partai tersebut belum ditetapkan sebagai peserta resmi Pemilu 2019.

Selain bicara mengenai target, NasDem juga menyinggung pelaksanaan pilkada serentak 2018 di Jawa Timur pascamendaftar ke KPU.

Pada Pilkada 2018 Jawa Timur, NasDem telah memutuskan dukungan kepada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sebagai calon kandidat. Dukungan diberikan setelah Surya Paloh bertemu Khofifah pada Rabu (11/10).

"Untuk urusan (kandidat) calon wakil gubernur kami serahkan ke Bu Khofifah. Sampai saat ini Bu Khofifah sudah melakukan komunikasi dengan beberapa tokoh," ujarnya.

Daftar Pemilu, NasDem Bicara Target 2019 dan Pilkada JatimPartai pimpinan Surya Paloh ini menyatakan dukungan kepada Jokowi pada Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Feri Setyawan)
Setelah NasDem mendaftarkan diri, sudah ada lima parpol yang ikut pendaftaran calon peserta pemilu 2019. Sebelumnya, Partai Perindo, PSI, PDI Perjuangan, dan Partai Hanura telah mendaftar ke KPU. 

Sementara, KPU mengembalikan berkas pendaftaran calon peserta pemilu dari PSI dan PDIP karena dinilai belum lengkap. Kedua partai itu harus melengkapi syarat pendaftaran jika ingin terdata sebagai calon peserta pemilu.

Selain NasDem, KPU mengumumkan ada dua parpol lain yang akan mendaftar pada hari ini yaitu Partai Berkarya, dan PKS.

Masa pendaftaran calon peserta pemilu 2019 dibuka sejak 3 Oktober hingga 16 Oktober 2017. Setelah itu, masa penelitian administrasi akan berlangsung.

Parpol yang tercatat di Kementerian Hukum dan HAM, serta mendapatkan akses ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dapat segera mendaftarkan diri sebagai calon peserta pemilu.