Jokowi Ingin Mandalika 'Diupgrade' dengan Kearifan Lokal

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Jumat, 20/10/2017 23:55 WIB
Jokowi Ingin Mandalika 'Diupgrade' dengan Kearifan Lokal Mandalika resmi menjadi Kawasan Ekonomi Khusus. Jokowi menginginkan agar kawasan yang berada di NTB itu diupgrade dengan kearifan-kearifan lokal. (CNN Indonesia/Damar Sinuko).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengamanatkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mempercantik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dengan kearifan lokal.

"Hijaukan kawasan di sana, ditanami biar hijau dan tambah cantik. Tanaman mau minta berapa ratus ribu atau juta, saya kirim," kata Jokowi berdasarkan keterangan resmi, Jumat (20/10).

Mandalika, kata Jokowi, bisa dipercantik dengan arsitektur dan budaya NTB. Jokowi berpendapat, arsitektur NTB memiliki kekuatan unik dan akan memberikan kesan tersendiri bagi pengunjung.



Kearifan lokal perlu ditonjolkan sehingga Mandalika memiliki ciri khas sendiri dibandingkan kawasan wisata lainnya seperti Bali.

"Kekuatan arsitektur NTB baik, rumah-rumah Suku Sasak dan lainnya harus dimunculkan. Jangan nanti di sini yang banyak malah rumah model Spanyol," tutur mantan Wali Kota Solo ini.


Tak cuma itu, guna meningkatkan citra Madalika, warga sekitar juga harus dilibatkan. Ia menginstruksikan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang, dan pengelola Mandalika menata kawasan jualan cendera mata khas kawasan itu.

Hal ini sudah lama diwanti-wanti Jokowi. Ia menginginkan pengembangan KEK Mandalika betul-betul dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar, utamanya bagi sektor UMKM di Lombok.


"Jangan masyarakat diminta membuat sendiri-sendiri sehingga kawasan tidak tertata. Siapkan lahan untuk kawasan cendera mata biar masyarakat ikut menikmati kawasan ini. Bangun dan tata yang baik," kata Jokowi.