Seorang petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar PB) Kabupaten Tangerang, Muhammad Suhermanto menuturkan kebakaran di pabrik kembang api itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik dalam pabrik tersebut.
"Ada ledakan besar dalam peristiwa itu. Dugaan kami ledakan dipicu oleh api yang mengenai bahan-bahan kimia di dalam pabrik. Ledakan besar itu disusul oleh ledakan kecil lainnya," kata Suhermanto kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski cukup besar, namun kebakaran di pabrik kembang api itu bisa dipadamkan dalam waktu relatif cepat. Suherman mengatakan, faktor lokasi yang mudah dijangkau membuat proses pemadaman tidak mengalami hambatan berarti.
[Gambas:Video CNN]
Menjelang tengah hari petugas telah berhasil memadamkan api. "Setelah itu kami lakukan evakuasi dan dari data sementara, kami mendapatkan 26 korban tewas dan 30 orang luka-luka," ujar Suherman.
Kebanyakan korban tewas dan luka-luka dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang dan Rumah Sakit Mitra Husada.
Suherman mengatakan, para korban tewas ditemukan dalam pabrik. Kemungkinan mereka adalah karyawan pabrik. Saat ini, proses evakuasi untuk menemukan korban lain masih terus dilakukan.
"Mungkin terjebak di dalam saat kebakaran. Jumlah korbannya belum bisa kami pastikan. Tapi kemungkinan besar masih akan bertambah," ujar Suhermanto.
Suherman mengatakan, para korban tewas ditemukan dalam pabrik. Kemungkinan mereka adalah karyawan pabrik. Saat ini, proses evakuasi untuk menemukan korban lain masih terus dilakukan.
"Mungkin terjebak di dalam saat kebakaran. Jumlah korbannya belum bisa kami pastikan. Tapi kemungkinan besar masih akan bertambah," ujar Suhermanto.