"SK sudah ditandatangani oleh ketua umum dan oleh sekjen sudah resmi, masalah penyerahannya kami akan mengatur pada waktu yang tepat," kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (27/10).
Idrus menjelaskan, keputusan itu diambil melalui kajian mendalam dan pertimbangan yang matang, terutama berdasarkan hasil survei internal Golkar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idrus melanjutkan, pencalonan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien sudah dikomunikasikan dengan Partai NasDem pada tiga sampai empat bulan yang lalu.
[Gambas:Video CNN]
Selain itu, Idrus berkata, Golkar juga telah berkomunikasi langsung dengan Emil terhadap pencalonan ini, dan sudah dikonsultasikan kepada Ketua Umum Golkar Setya Novanto.
"Maka tim pilkada pusat setelah melakukan konsultasi dengan ketum, sesuai hasil rapat tim pilkada pusat rapat pleno maka DPP Partai Golkar telah menetapkan calon gubernur adalah Ridwan Kamil dan saudara Daniel Muttaqien sebagai cawagub untuk Pilkada Jawa Barat," katanya.
Idrus menambahkan, pihaknya melalui Ketua Harian Nurdin Halid juga sudah berkomunikasi Ketua DPD I Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sempat dicalonkan.
"Ketua harian sudah melakukan komunikasi dengan saudara Dedi untuk berikan penjelasan segera setelah kita lakukan komunikasi ke ketum. Saya kira ini semua langkah sudah kita lakukan," ujarnya.
Ridwan Kamil juga sudah mendapat pasangan bakal calon wakil gubernur, yakni Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, yang diusung oleh PPP.
Dengan demikian maka Ridwan Kamil memiliki dua kandidat bakal calon wakil gubernur.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PPP Ahmad Baidowi mengatakan, usulan duet Ridwan Kamil dengan Uu karena Bupati Tasikmalaya itu menduduki survei tertinggi untuk posisi calon wakil gubernur.
Meski demikian, PPP menghormati usulan duet yang diajukan Golkar.
"Kami yakin RK akan melihat hasil survei. Selain itu, pasangan RK-Uu koalisi nasionalis-Islam. Antara Priangan Barat-Priangan Timur," katanya.