Sejumlah penumpang dan kendaraan juga telah terpantau kembali meramaikan Pelabuhan Merak untuk menyeberang ke Pulau Sumatera.
"Sejak pukul 02.30 WIB sampai pagi ini kami sudah kembali mengoperasikan penyeberangan Merak-Bakauheni karena cuaca mulai membaik," tutur Kepala Humas PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak Mario Sardadi Oetomo di Merak seperti dilansir Antara.
Lihat juga:Mengenal Siklon Tropis Dahlia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, cuaca di sekitar Selat Sunda memburuk akibat siklon tropis Dahlia yang memicu gelombang tinggi disertai angin kencang dan hujan lebat di perairan itu.
Akibatnya, pihak pelabuhan memutuskan untuk menutup sementara pelabuhan pada Kamis malam karena khawatir cuaca buruk bisa memperbesar risiko kecelakaan laut. Sejumlah jadwal pelayaran dan aktivitas pelabuhan pun ikut terganggu.
"Kami berani mengoperasikan pelayaran kembali jika cuaca itu sudah normal karena PT ASDP mengutamakan keselamatan dan keamanan bagi pengguna jasa yang akan menyeberang," papar Mario.
Dia mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan koordinasi dengan Badan, Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang kemungkinan akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan ini.
Siklon Dahlia kemungkinan besar akan menciptakan 'tsunami kecil' di sepanjang pantai barat dan selatan Jabar, serta pesisir barat Lampung. Gelombang tinggi, angin kencang dan hujan lebat diprediksi terjadi di bagian selatan Banten dan sebagian Bogor. (stu)