Menurutnya, aksi tersebut merupakan cara merawat energi dalam surat Al Maidah ayat 51 yang menjadi pemersatu Aksi Bela Islam pada 2 Desember 2016.
"Acara reuni akbar mensyukuri nikmat Allah SWT bersatunya umat Islam pada 2 Desember 2016 lalu, Insya Allah jadi di Monas pada 2 Desember 2017," ujar Al Khatthath di Wisma PHI, Jakarta, Jumat (1/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Al Khatthath mengklaim, acara akan diikuti hampir dari 300 ormas Islam, seperti FPI, FUI, GNPF MUI, Parmusi, Bang Japar, PPMI, PA 212, dan GMJ.
Selain tokoh ulama, sejumlah tokoh politik juga diklaim akan hadir dalam acara tersebut, seperti pendiri PAN Amien Rais, serta Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah.
"Semoga dengan dimulainya acara dengan salat Subuh berjamaah di Monas, Allah SWT berkenan menjadikan bangsa Indonesia berkah," ujarnya.
Bahkan, ia mengklaim, Pemda DKI juga menyediakan fasilitas untuk toilet dan truk tangki air bagi peserta yang akan salat berjamaah bagi peserta aksi reuni.
"Kegiatan hari Sabtu di Monas izinnya sudah keluar dari Gubernur. Semua prosedur sudah kami lalui dan sudah ada (izin)," ujarnya.
Lebih dari itu, Misbahul mengklaim, pengelola Monas akan menyambungkan alat pengeras suara aksi reuni ke pengeras suara di dalam area Monas. (djm/djm)