Golkar sebelumnya telah menyatakan untuk mendukung dan mengusung Jokowi dalam bursa capres tahun 2019. Idrus menekankan, dukungan penuh partainya itu harus mampu memberikan nilai tambah yang signifikan untuk kemenangan Jokowi.
“Kalau kemenangannya pada 2014 itu hanya 53 persen, dengan kehadiran Golkar harus memberikan nilai tambah dengan kemenangan minimal 65 persen," ujar Idrus optimistis, saat menghadiri acara lokakarya di Jakarta, Jumat (1/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai partai pendukung pemerintah, [Golkar] telah memutuskan mengusung dan mendukung Pak Jokowi sebagai capres 2019. Tentu komunikasi Golkar dan Pak Jokowi harus semakin intensif," katanya.
“Ketika saya bertemu dengan Pak Jokowi, jelas disampaikan [oleh Jokowi], ‘Karena Golkar telah mendukung saya, baik pemerintahan saya sampai 2019 maupun dukungan Partai Golkar sebagai capres,’ maka tentu, kata Pak Jokowi, ‘Saya tidak ingin melihat Partai Golkar tidak berkembang,’” katanya. (res/res)