Hal ini dikonfirmasi Kepala Bidang Mitigasi Gunung API Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gede Suantika saat dihubungi CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon.
Gede mengatakan, letusan pertama terjadi pada pukul 07.40 WIB dengan tinggi kolom 2.500 meter dengan disertai luncuran awan panas yang mengarah ke selatan sejauh tiga kilometer.
Lalu pada delapan menit berikutnya, terjadi letusan susulan setinggi 1.300 meter tanpa awan panas. Letusan terakhir terjadi pada pukul 08.00 WIB dengan ketinggian kolom 1.800 meter. Gede mengatakan, ada embusan angin yang mengakibatkan awan panas bergerak ke arah timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa juga disampaikan oleh Gede Suantika.
Gunung yang terletak di Karo, Sumatra Utara ini adalah satu dari dua gunung berapi aktif di Indonesia yang menempati level IV atau status Awas. Gunung lainnya adalah Gunung Agung yang baru saja dinaikkan statusnya dari Siaga ke Awas pada 27 November lalu.
(vws)