Hadi datang diantar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyono dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi.
Gatot mengatakan, pengantaran Hadi oleh para jenderal termasuk dirinya merupakan sebuah simbol bahwa TNI siap dipimpin Kepala Staf Angkatan Udara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot mengatakan dirinya siap menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Hadi begitu mengetahui pergantian jabatan Panglima TNI.
Saat diminta tanggapan kesiapannya, Hadi hanya meminta doa dan kelancaran dalam proses uji kelayakan dan kepatutan yang akan dijalani.
"Mohon doanya dan doakan supaya lancar," kata Hadi seraya tersenyum.
Lihat juga:Jenderal Gatot Mutasi 85 Perwira Tinggi TNI |
Dalam uji kelayakan dan kepatutan, Komisi I akan lebih dahulu melakukan pemeriksaan administrasi terhadap Hadi selama 45 menit. Setelah itu anggota Komisi I akan mengajukan pertanyaan yang nantinya akan ditanyakan kepada Hadi.
Kemudian Hadi akan diminta menyampaikan visi dan misinya sebagai calon Panglima TNI sebelum menjawab pertanyaan yang diajukan seluruh anggota fraksi di Komisi I.
Dalam kesempatan itu, Komisi I tidak menutup kemungkinan akan melakukan rapat tetutup jika ada hal yang berisifat rahasia.
Setelah proses uji kelayakan dan kepatutan selesai digelar, Komisi I akan menggelar rapat tertutup untuk menentukan sikap terhadap pencalonan Hadi.