Mengintip Fasilitas Stasiun Keberangkatan Kereta Bandara

Dhio Faiz, CNN Indonesia | Rabu, 06/12/2017 18:38 WIB
Mengintip Fasilitas Stasiun Keberangkatan Kereta Bandara Salah satu sudut di Stasiun Sudirman Baru yang akan digunakan penumpang untuk masuk atau keluar dari peron. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta sebetulnya dijadwalkan beroperasi per 1 Desember 2017, namun hingga hampir sepekan kemudian jalur tersebut belum dapat beroperasi.

Salah satu alasannya adalah Stasiun Sudirman Baru yang akan menjadi titik keberangkatan KA Bandara masih dalam tahap penyempurnaan dan baru akan resmi beroperasi secara normal pada 1 Januari 2018.

CNNIndonesia.com mengintip stasiun baru di kawasan Sudirman itu, yang akan menjadi salah satu titik awal keberangkatan kereta ke Bandara Soekarno Hatta tersebut.


Stasiun Sudirman Baru terletak sekitar 100 meter dari Stasiun Sudirman yang berada di Jalan Kendal, Menteng, Jakarta Pusat. Kedua stasiun ini hanya dipisahkan jalan layang Sudirman.

Stasiun baru ini juga hanya berjarak 10 meter dari Stasiun Karet yang terletak di Jalan Duping 1, Kebun Melati, Tanah Abang.

Stasiun Sudirman baru belum dibuka untuk umum agar para pekerja bisa mengebut pengerjaan stasiun yang saat diresmikan nantik bakal diberi nama Stasiun BNI City.

Bank milik pemerintah itu membeli hak penamaan atas stasiun ini untuk beberapa waktu ke depan.

Mengintip Stasiun Titik Awal Keberangkatan Kereta BandaraPekerja masih melakukan aktivitas membereskan pembangunan Stasiun Sudirman Baru. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Untuk dapat masuk ke stasiun baru itu, CNNIndonesia.com harus melewati pagar pembatas proyek. Di depan bangunan stasiun, terpampang nama Stasiun BNI City.

Meski belum beroperasi, di dalam stasiun pun sudah tampak ada petugas keamanan, petugas kebersihan, dan pegawai PT Railink yang akan mengoperasikan kereta bandara tersebut.

Stasiun ini memiliki tiga lantai. Lantai pertama atau lantai dasar berisi beberapa tempat yang ditujukan untuk toko makanan dan minuman.

Pengelola stasiun juga menyediakan tempat istirahat berupa dua meja lonjong yang bisa diduduki lebih dari dua puluh orang. Ada juga ruang khusus untuk ibu menyusui.

Mengintip Stasiun Titik Awal Keberangkatan Kereta BandaraVending Machine menjadi tempat bagi calon penumpang kereta Bandara untuk membeli tiket. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)

Di lantai dua, tersedia berbagai toko makanan dan minuman dengan merek terkenal. Di lantai ini juga disediakan mesin jual otomatis (vending machine) yang dapat digunakan warga untuk membeli karcis kelak.

Di Stasiun Sudirman Baru, tidak disediakan layanan pembelian tiket manual. Sebagai gantinya, pengelola stasiun menyediakan enam vending machine di lantai dua.

Nantinya, penumpang bisa membeli karcis dengan uang tunai maupun nontunai. Penumpang akan mendapatkan struk yang memiliki kode batang (barcode) untuk ditempelkan (tap) pada pintu masuk di lantai dasar menuju peron.

Lantai paling bawah difungsikan sebagai peron kereta. Di sinilah penumpang akan menunggu kedatangan kereta.

Dari peron, jika menengok ke sebelah barat, penumpang bisa melihat peron Stasiun Karet. Jika menengok ke arah timur, penumpang akan melihat Stasiun Sudirman.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, di area peron masih dilakukan pekerjaan konstruksi. Baru setengah area yang sudah tertata rapi. Pun, terlihat di peron disediakan jalur kuning untuk membantu difabel dalam bergerak.

Jika sudah mulai beroperasi, Stasiun Sudirman Baru akan menjadi titik awal keberangkatan kereta menuju bandara Soekarno Hatta.

Stasiun di bandara Soekarno Hatta itu berada di depan Main Power System (MPS). Nantinya, setelah tiba di stasiun bandara, untuk menuju terminal tujuan, penumpang bisa menaiki Skytrain,

Selain dari Stasiun Sudirman Baru, kereta bandara yang menuju Stasiun Bandara Soekarno Hatta itu melewati Stasiun Manggarai, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Duri, dan Stasiun Batu Ceper.

Kemenhub menargetkan setiap rangkaian kereta dapat menampung 272 penumpang, sehingga per hari bisa mengangkut 33.000 penumpang.

Soal operasi kereta bandara, Menhub Budi mengatakan bakal ada uji coba yang lebih intensif dalam satu sampai dua hari ke depan. Hasilnya adalah agar pada pekan kedua bulan Desember dapat diresmikan Presiden RI Joko Widodo. (kid)