Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, rekomendasi itu disampaikan usai menerima aspirasi dari perwakilan pengurus DPD Golkar se-Indonesia dalam upaya penyelamatan partai untuk menghadapi agenda politik nasional yang mulai berlangsung Januari 2018.
"Dewan Pakar bersama DPD Golkar se-Indonesia memahami dan merekomendasikan ke DPP Partai Golkar, dan memberikan penguatan kepada DPP Partai Golkar untuk menyelenggarakan munaslub tanggal 15-17 Desember ini, yang jelas dalam waktu dekat ini," kata Agung di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (8/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewan Pakar dan DPD Partai Golkar se-Indonesia meyakini munaslub sebagai forum tertinggi merupakan jalan konstitusional untuk mengedepankan semangat gotong royong dan kebersamaan, terutama untuk penyelesaian masalah partai.
"Karena agendanya tunggal hanya memilih ketua umum. Agenda yang lain mungkin dipercayakan ke DPP, karena ada juga yang lebih penting soal Ketua DPR, pilkada, semua banyak dan berhubungan dengan negara," katanya.
Ketua Forum Silaturahmi DPD Golkar se-Indonesia Ridwan Bae mengatakan, kunjungan ke Dewan Pakar merupakan tindaklanjut dari kedatangan mereka ke DPP pada 5 Desember lalu.
"Dalam surat kami secara tegas antara lain meminta agar pelaksananan Munaslub antara 15-17 Desember. Kehadiran kami di sini memohon pemahaman dan dukungan Dewan Pakar dan semalam juga sudah ke Dewan Pembina, dan setelah itu ke Dewan Kehormatan ini," ujarnya.
Dalam arti lain, kata Ridwan, kunjungan ke Dewan Pakar dan Dewan Kehormatan ini merupakan permintaan dukungan untuk mengingatkan DPP Golkar agar roda organisasi berjalan dengan baik.
Sebelum rapat pleno, Idrus mengatakan bakal ada wacana untuk mengunjungi Setya Novanto di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal itu merupakan hasil rapat pengurus harian dengan para Ketua Kordinator Bidang Partai Golkar. (osc)