Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Paggara mengatakan, korban kritis tersebut adalah pengemudi Toyota Kijang, Imam Santoso.
Korban mengalami patah di bagian tulang rusuk. Sementara untuk belasan korban lain mengalami luka di bagian kepala, kaki, dan tangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para korban ditangani di dua rumah sakit. Sebanyak lima orang dirawat di RS Polri Kramatjati dan delapan orang di RS UKI.
Dalam peristiwa itu, kata Halim, juga terdapat tiga anak-anak yang menjadi korban. "Ada tiga anak-anak (jadi korban)," tuturnya.
Keletihan Usai Melayat
Halim mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi lantaran pengemudi Avanza, Risianto mengalami keletihan.
Risianto diketahui sedang dalam perjalanan menuju Jakarta dari Pemalang usai melayat saudaranya yang meninggal. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.
"Pengemudi (mobil Avanza) mengatakan dia hilang kendali, mungkin mengantuk, capek sehingga dia menabrak pembatas jalan dan pindah ke jalur sebelah lalu terjadi tabrakan kepala (mobil) dengan kepala (mobil). Dia habis melayat keluarganya dan berangkat dari Pemalang jam sembilan," tuturnya.
Dalam kecelakaan Tol Cawang itu, Halim mengatakan, kendaraan yang dikemudikan oleh Risianto menempuh kecepatan 70 km per jam. Akibat kehilangan kesadaran itulah maka kecelakaan terjadi. (wis/djm)