“Belum, saya belum terima laporannya,” kata Sandi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (13/12).
Aksi solidaritas itu rencananya akan digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memberi dukungan kepada warga Palestina usai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi solidaritas yang rencananya akan digelar pada Minggu pekan ini digaungkan agar Amerika Serikat segera merespon ketidakterimaan masyarakat dunia terhadap pernyataan sepihak Donald Trump terkait Yerusalem.
MUI mengaku, masih bersikap lunak dengan tidak memboikot seluruh produk AS yang ada di Indonesia hingga saat ini. Namun, jika usai dilaksanakan aksi solidaritas pihak AS belum juga memberikan respon terhadap penolakan tersebut, maka MUI pun mengecam akan melakukan boikot.