Berdasarkan pantauan, dua atribut tersebut berasal dari Kosgoro 1957 dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
Mereka berkumpul di halaman depan aula yang sebelumnya menggelar dzikir dan doa bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pantang pulang sebelum munaslub, pantang balik kanan sebelum munaslub," pekik orator tersebut.
Selain itu, mereka juga bersalawat nabi.
Saat ini, pengurus DPP Golkar sedang menggelar rapat pleno tertutup untuk membahas dan memutuskan penyelenggaraan munaslub.
Rapat pleno sudah dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan masih belum diketahui waktu selesainya, karena masih ada perbedaan pandangan terhadap munaslub.
"Karena tentu alasannya ada agenda politik ke depan yang sangat penting, terutama kaitan dengan pendaftaran pilkada harus selesai awal Januari 2018," kata Agus sebelum rapat pleno.
"Tentu kami akan lakukan perjuangan di dalam rapat pleno nanti agar rapat pleno memutuskan munaslub dilakukan selambat-lambatnya tanggal 17 sehingga kita punya cukup waktu mengikuti agenda politik di 2018, khususnya di awal Januari nanti," lanjutnya.
Jika tanpa rapimnas, maka menurutnya penyelenggaraan munaslub cacat.
"Munas itu harus melalui rapimnas. Tanggal dan tempat munas itu harus ditetapkan dalam rapimnas. Bukan dalam pleno DPP," kata Aziz terpisah. (wis/ugo)