"Silakan, itu kan luapan perasaan solidaritas terhadap bangsa Palestina yang sampai sekarang nasibnya masih sangat menyedihkan, boleh-boleh saja," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (15/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Wiranto tetap mengimbau peserta aksi untuk melakukan unjuk rasa seusai aturan yang berlaku.
Aksi bela Palestina rencananya akan digelar di kawasan Monumen Nasional pada Minggu (17/12). Aksi ini digalang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI atau GNPF MUI.
"Ini banyak bergerak, minimal 7 juta semoga insyaallah," kata Zaitun, Kamis (14/12).
Di sisi lain, Zaitun juga menyebut aksi bela Palestina bukan bentuk dukungan dari Indonesia saja, tetapi juga sebagai bentuk ucapan terima kasih karena Palestina telah mengakui kemerdekaan Indonesia tahun 1945.