Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto saat menanggapi rumor soal evaluasi posisi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sebagai bakal calon wakil gubernur pendamping Saifullah Yusuf.
"Tadi kami mendampingi ibu ketum saat bertemu dengan ibu Risma, kemudian kami banyak berbicara tentang Jawa Timur," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, kata Hasto, ketika PDIP telah mengambil keputusan politik, sikap partai adalah kokoh, dan tidak mudah digoyahkan oleh berbagai hal.
Kabar batalnya Anas maju mendampingi Syaifullah Yusuf tersebut beredar di media sosial.
Menanggapi kabar tersebut, Gus Ipul mengaku terkejut. Dia belum bisa memberikan jawaban mengenai informasi tersebut.
"Nanti Pak Anas sendiri yang akan mengatakan mengenai pengunduran dirinya," tutur Gus Ipul.
Saat disinggung mengenai perihal pengunduran diri Anas, Gus Ipul mengaku belum mengetahui secara pasti masalah pengunduran diri.
"Saya secara pribadi belum ketemu dan berkomunikasi secara langsung dengan Pak Anas, tetapi ini hanya informasi awal dan Pak Anas sendiri yang nanti berniat menyampaikannya sendiri," kata Gus Ipul.