Mundur dari TNI merupakan syarat bagi Edy yang sebelumnya seorang prajurit dengan pangkat letnan jenderal itu untuk bersaing dalam Pilkada.
"Sudah, kalau belum mundur saya tidak ke sini," kata Edy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Edy Rahmayadi Daftar Jadi Cagub ke KPU Sumut |
Proses penerimaan dokumen sempat terkendala karena salinan dokumen yang diserahkan masih kurang. Sesuai ketentuan, seluruh dokumen pencalonan yang diserahkan ke KPU harus rangkap dua. Namun yang disiapkan tim Edy-Ijeck hanya rangkap satu. Dan sore tadi, Edy memastikan seluruh persyaratan yang diatur KPU telah mereka penuhi.
Edy-Musa menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU Sumut. Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, pihaknya telah menerima dokumen pendaftaran Edy-Musa.
Setelah menerima dokumen persyaratan calon dan persyaratan pencalonan, KPU akan meneliti keabsahan dokumen pencalonan yang menyangkut pribadi calon.
Mulia memastikan, Edy turut menyertakan SK pemberhentiannya sebagai prajurit TNI.
"Surat pemberhentiannya diteken Presiden Jokowi," kata Mulia.
KPU menegaskan anggota TNI, Polri, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus menyertakan surat pengunduran diri dari jabatannya saat mendaftar menjadi calon kepala daerah.
Sementara itu, di luar kedinasan militer, Edy saat ini adalah Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Edy Rahmayadi sebelumnya adalah prajurit militer dengan pangkat Letjen dan memimpin Pangkostrad. Selain itu, saat ini dia adalah Ketua Umum PSSI. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
Mulia mengatakan, dari persyaratan dukungan, KPU Sumut telah menerima dokumen dukungan enam parpol pengusung Edy-Ijeck yaitu Golkar, Gerindra, Hanura, PKS, PAN dan Nasdem. Gabungan kursi koalisi itu di DPRD Sumut adalah 50 kursi melebihi syarat minimal yakni 20 kursi.
Di DPRD Sumut, Golkar memiliki 17 kursi, Gerindra 13 kursi, PKS sembilan kursi, PAN enam kursi dan NasDem lima kursi.
Mulia mengatakan, proses penelitian dokumen pencalonan akan dilakukan pada 10-16 Januari. Selanjutnya, pada 11-12 Januari dijadwalkan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan di RSUP H Adam Malik, Medan. (zul/djm/kid)
Edy Rahmayadi sebelumnya adalah prajurit militer dengan pangkat Letjen dan memimpin Pangkostrad. Selain itu, saat ini dia adalah Ketua Umum PSSI. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)