Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, partainya tidak akan membesar-besarkan persoalan tudingan tersebut. Hal itu akan diselesaikan melalui jalur silaturahmi.
"Kami lakukan silaturahmi, mediasi, melakukan cara-cara untuk menyelesaikan masalah secara mufakat. Saya yakin masalah partai dengan kader bisa diselesaikan mufakat," kata Riza di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, kata Riza, ada hal yang harus dipahami yaitu Partai Gerindra tidak bisa mengusung sendiri calon di Jawa Timur. Untuk beberapa kasus, perlu juga mendengar pendapat dari beberapa partai koalisi.
Pada akhirnya memang Gerindra mendukung pasangan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul yang berpasangan dengan Puti Guntur Sukarno.
"Saya yakin La Nyalla memahami, dia orang baik, dia bagus kontribusinya untuk kepentingan umat, dan kami partai bangga dengan La Nyalla yang mendukung Prabowo pada pilpres lalu," katanya.
Dalam alasan yang diungkap tentang motifnya membongkar permintaan uang dari Prabowo itu ke publik, La Nyalla disebut hanya ingin mengungkapkan kebenaran.
"Bukan mahar, tapi uang saksi Rp40 miliar," kata La Nyalla dalam pesan singkatnya kepada CNN Indonesia.com, Jumat (12/1).
La Nyalla membantah sengaja mencari popularitas karena mengungkap permintaan uang miliaran rupiah saat dirinya hendak mencalonkan diri sebagai pencalonan gubernur Jawa Timur 2018 kepada publik. (djm)