Total 58 Mahasiswa Berada di Gedung BEI saat Mezanin Roboh

CNNIndonesia.com, CNN Indonesia | Senin, 15/01/2018 19:20 WIB
Total 58 Mahasiswa Berada di Gedung BEI saat Mezanin Roboh Salah satu korban cedera (berjas biru) dalam ambruknya selasar BEI, Jakarta, Senin (15/1). (Foto: REUTERS/Darren Whiteside)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 58 mahasiwa Fakultas Ekonomi Universitas Bina Darma (UBD) Palembang berada di selasar Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum mezanin ambruk. Keberadaan mereka di lokasi itu karena diarahkan oleh petugas keamanan gedung.

Dosen Fakultas Ekonomi UBD Palembang Rabin Ibnu Zainal mengungkapkan, ada 93 mahasiswanya yang melaksanakan kunjungan lapangan atau field trip di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebanyak 58 orang di antaranya sedang berada di selasar yang runtuh.

"Sebanyak 35 orang mahasiswa (lainnya) belum masuk ke gedung BEI. Mereka masih berada di dalam bus pariwisata," ujar Rabin saat menggelar konferensi pers di gedung UBD Palembang, Senin (15/1)


Menurut Rabin, rombongan dari Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi Semester V Universitas Bina Darma (UBD) Palembang itu juga ditemani oleh empat orang dosen pendamping. Rencananya, kunjungan ini berlangsung selama 10 hari.

Sebanyak 58 orang mahasiswa, lanjut Rabin, berada di selasar BEI Jakarta sedang berlalu-lalang di kawasan salasar BEI sembari menanti giliran kunjungan ke ruang galeri. Beberapa saat kemudian, mezanin BEI itu runtuh.

Puluhan mahasiswa itu mengalami luka ringan dan berat di bagian tangan, kaki, dan wajah. Pihaknya merasa beruntung karena insiden tersebut tidak memakan korban jiwa.

Setelah mendapatkan informasi runtuhnya selasar BEI Jakarta, pihak kampus langsung menghubungi orang tua mahasiswa melalui telepon genggam. Pihak UBD Palembang juga sudah mengirimkan lima orang dosen untuk mengurus para mahasiswa dan dosen pembimbing yang mengalami cidera.

Beberapa orang wali dari mahasiswa pun satu persatu berdatangan untuk menanyakan kabar anak-anaknya.

"Kami membuka posko pengaduan dari orang tua dan keluarga mahasiswa. Jika para mahasiswa sudah baikan, akan langsung kita antar pulang ke Palembang,” ujar Rabin.

Para mahasiswa UBD Palembang kini sudah dievakuasi di beberapa rumah sakit, yaitu di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, Rumah Sakit Siloam Jakarta, Rumah Sakit Jakarta, Rumah Sakit Pusat Pertamina, dan Rumah Sakit Jakarta.

Hari Mulyono, Head of Representatif Office Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumsel mengatakan, kejadian memang puluhan mahasiswa UBD Palembang diarahkan petugas keamanan untuk menunggu di selasar BEI.

"Sekitar pukul 11.00 WIB, mereka dijadwalkan berkunjung pukul 13.00 WIB. Jadi mereka disuruh menunggu di Selasar BEI, ada juga yang ke musala gedung,” ungkapnya.

Namun tiba-tiba, selasar BEI runtuh dan para korban kebanyakan pengunjung dan mahasiswa UBD Palembang. Dirinya juga mendapat informasi sekitar pukul 12.00 WIB seusai menggelar rapat dengan mitra kerjanya.

Hari Mulyono pun langsung menuju ke kampus utama UBD Palembang dan berkoordinasi tentang perawatan kecelakaan para mahasiswa.

“Kami support bantuan informasi, berkomunikasi dengan para dosen UBD Palembang secara maksimal,” tandas dia. (ref)