Diduga Korban Pemerkosaan, Siswi Melahirkan di Toilet Sekolah

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 19/01/2018 22:31 WIB
Diduga Korban Pemerkosaan, Siswi Melahirkan di Toilet Sekolah Ilustrasi. (ThinkStock/Innovatedcaptures).
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang siswi di salah satu sekolah kejuruan di kota Makassar, Sulawesi Selatan membuat geger seisi sekolah karena melahirkan di dalam toilet sekolahnya pada Kamis (18/1) sekitar pukul 12.00 Wita. Siswi itu berinisal AL, dia melahirkan seorang bayi perempuan cantik.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh temannya AL, yakni AW yang ketika tengah menelepon di dekat toilet.

"Dia kaget mendengar suara aneh, saat dicek ternyata ada orok bayi dalam kantong putih," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Kamis (18/1) malam.


AW kaget saat membuka kantong plastik putih itu ternyata berisi bayi perempuan yang masih hidup, ia kemudian memanggil temannya, AS, dan membawa bayi itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Karena melihat bayi itu masih hidup, AW dan temannya AS membawa bayi itu ke (RS) Bhayangkara dan alhamdulillah bayi itu bisa di selamatkan," jelas Dicky.

FZ, salah seorang guru di sekolah kejuruan itu lalu mencari keberadaan AL. Setelah berhasil menemukannya, FZ lalu membawa AL ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk segera mendapatkan perawatan intensif.

"Nyawa AL juga berhasil diselamatkan, gurunya sendiri yang bawa siswinya itu ke (RS) Bhayangkara," ucap Dicky.

Hingga saat ini, lanjut Dicky, AL masih dalam keadaan lemas dan belum bisa dimintai keterangan. "Masih dalam penanganan medis, belum bisa bicara dia," ujarnya.
Diduga Korban Pemerkosaan, Siswi Melahirkan di Toilet SekolahIlustrasi. (ThinkStock/Somkku).

Diduga Pernah Jadi Korban Pemerkosaan

Namun Dicky mengungkapkan dari hasil interogasi terhadap salah seorang guru di tempat AL menuntut ilmu, siswi itu sebelumnya merupakan korban pemerkosaan oleh lelaki tidak bertanggung jawab.

"Informasi dari guru bahwa AL hamil karena pernah menjadi korban pemerkosaan," Dicky memungkasi.

Sementara itu Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulawesi Selatan, mengecam kejadian yang menimpa AL. Apalagi jika betul AL hamil karena menjadi korban pemerkosaan.

"Polisi harus mengusut tuntas siapa ayah bayi dari siswi itu, jika betul pemerkosaan segera tangkap pelakunya," kata Ardian, Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak P2TP2A Sulawesi Selatan.

Terlepas dari itu, lanjut Ardian, yang paling bertanggung jawab dalam kasus siswi melahirkan di toilet sekolah ini adalah orang tua siswi tersebut dan gurunya disekolah.

"Tidak mungkin kalau orang tua dan gurunya di sekolah tidak tahu kalau siswi ini hamil," ucapnya.

Ardian menegaskan bahwa pihak sekolah tidak boleh mengeluarkan AL dari sekolahnya karena itu akan semakin membuat masa depan AL hancur.

"Tidak ada alasan mengeluarkan anak ini dari sekolah, sekolah harus bertanggung jawab," tegasnya. (fzn/osc)