Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, tidak semua anggota kepolisian berusaha untuk keluar dari gedung-gedung tempat mereka bertugas.
Saat itu sebagian besar awak media sedang berada di luar Gedung Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menunggu konferensi pers terkait kasus penipuan terhadap nasabah bank. Sejumlah mobil yang terparkir pun tiba-tiba saja bergetar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir sebagian petugas di dalam Gedung Resmob pun berhamburan ke luar dan menanyakan apa yang terjadi.
Suasana gempa tidak membuat sejumlah tahanan dievakuasi keluar. Tak seorang pun tahanan berpakaian oranye itu keluar dari gedung berlantai empat tersebut.
Salah satu petugas penjaga Rutan Narkoba Polda Metro Jaya yang enggan menyebutkan namanya mengatakan jika situasi terkendali, gempa juga terjadi saat tahanan sedang menikmati jam besuk mereka.
Meski demikian, dia mengatakan, penjaga di setiap lantai tahanan telah menenangkan para tahanan di gedung tersebut.
"Lumayan sih (kondusif) karena tidak terasa terlalu kencang di sini. Hanya tadi kita beberapa polwan kita suruh keluar, dan ada beberapa pengunjung yang langsung keluar pas tahu ada gempa," tuturnya.
"Risikonya terlalu besar, takutnya ada tahanan kabur," ucapnya.
Gempa bumi menggoyang Jakarta Selasa (23/1) siang ini. Gempa setidaknya dirasakan di Gedung Transmedia, Jalan Tendean, Jakarta Selatan.
Durasi gempa yang dirasakan di Gedung Transmedia terasa cukup lama sekitar 40 detik.
Akun twitter resmi BMKG merilis pusat gempa siang ini ada di daerah Lebak, provinsi Banten, dengan kekuatan 6,4 skala richter.
BMKG menyebut pusat gempa di Lebak itu terjadi pada pukul 13.34 WIB.
[Gambas:Video CNN] (djm)