Pembentukan tim ini menanggapi dualisme kepengurusan di antara ketua umum OSO dengan Daryatmo yang terjadi belakangan ini.
“Tadi sudah bicara panjang lebar, kami sepakat susun satu tim khusus untuk inventarisasi masalah apa yang ada dan kami sepakat menyelesaikan (permasalahan) dengan baik dan bermartabat,” ujar Wiranto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami memang ada masalah, dan hari ini saya, Pak Oesman Sapta, Pak Daryatmo kumpul di sini untuk bersama-sama memahami masalah dengan hati nurani menyelesaikan itu,” katanya.
Baik kubu OSO dan Daryatmo sampai saat ini masih mengklaim sebagai pengurus Hanura yang sah.
Kubu OSO dengan Sekjen Harry Lontung Siregar telah mendapat SK baru kepengurusan hasil revitalisasi dari Kemenkumham Rabu (17/1).
Di sisi lain, kubu Daryatmo dengan Sekjen Sarifuddin Sudding hasil Munaslub Bambu Apus baru mengajukan kepengurusan baru ke Kemenkumham Jumat (19/1) kemarin.