Beberapa perwakilan yang akan hadir adalah sopir angkot trayek M03, M08, M09, M10, dan M11. Sandi menyampaikan ajakan makan siang bareng itu pada Rabu (31/1) lalu.
Pada pertemuan itu, Sandi berjanji akan memberikan solusi terbaik bagi sopir angkot setelah kebijakan yang dikeluarkan Pempov DKI terkait penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, merugikan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau keputusannya menyulitkan dan enggak memihak kami, kami bakal beraksi lagi tanggal 12 sampai tuntutan kami dipenuhi,” tegasnya.
“Di kampung saya (Medan) enggak ada yang namanya pedagang kaki lima dikasih lapak di jalan raya, ini kebijakan yang aneh dan enggak masuk akal. Saya enggak habis pikir sama pemimpin kita,” kata Sagala.
Wakil Gubernur Sandiaga Uno telah menyiapkan bahan presentasi untuk sopir angkot. (CNN Indonesia/Mesha Mediani) |
Di tempat terpisah, Sandi telah mempersiapkan bahan persentasi terkait penataan kawasan Tanah Abang. Persentasi itu akan dipaparkan ke perwakilan sopir angkot siang ini.
“Sudah siap (bahan persentasi) nanti ditunjukan ke mereka jam 12 yah habis salat jumat,” kata Sandi di Balai Kota, Jakarta.
Namun Sandi belum mau menyebutkan isi persentasi tersebut. Dia pun enggan mengatakan apakah Jalan Jatibaru akan dibuka kembali sesuai permintaan para sopir angkot.
“Yang penting pendapatan mereka naik, itu saja,” kata Sandi.
Salah satu ruas Jalan Jatibaru ditutup dan kini digunakan PKL untuk berjualan. Setidaknya ada 400 tenda yang digunakan PKL di salah satu ruas jalan itu.
Para sopir angkot merasa dirugikan karena pendapatan mereka menurun hingga 50 persen.
Saat aksi Selasa siang itu, Sandi menemui sopir angkot untuk mendengarkan keluh kesah mereka. Dalam pertemuan itu Sandi menjanjikan akan memberikan solusi pada Jumat siang ini. (pmg)
Wakil Gubernur Sandiaga Uno telah menyiapkan bahan presentasi untuk sopir angkot. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)