Berdasarkan informasi yang diterima dari humas Polres Kabupaten Bogor, total sekitar 300 personel diterjunkan untuk proses pencarian hilang di dua lokasi tersebut.
“TKP (tempar kejadian perkara) Riung Gunung Puncak fokus pencarian tiga korban hilang,” kata Humas Polres Kabupaten Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kenali Longsor dan Tanda-tandanya |
Demi proses evakuasi dan pembersihan lanjutan itu, polisi menutup jalur puncak mulai dari Gunung Mas, Cisarua Bogor sampai Ciloto, Cianjur
Selanjutnya, ketika reruntuhan longsor telah dibersihkan dan evakuasi dihentikan, Korlantas Polri akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk mengevaluasi penggunaan jalur puncak karena ada sepertiga jalan yang aspal tanahnya amblas.
Pagi tadi Kasatlantas Polres Kabupaten Bogor Ajun Komisaris Hasby Ristama menyatakan pembersihan material longsor di jalan sudah dilakukan dan lalu lintas dibuka namun hanya untuk warga sekitar saja.
Sementara itu, terkait longsor di Cijeruk hari ini sedang dilakukan pencarian sebanyak 4 orang yang masih diduga hilang. Total korban dalam bencana ini sebanyak 12 orang, tujuh orang di antaranya sudah dievakuasi ke RSUD Ciawi dalam keadaan kritis. Sementara satu orang dikabarkan baru ditemukan.
Longsor yang terjadi di Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor itu menimpa tiga rumah.
Akibat longsor itu pun membuat rel kereta api rute Sukabumi-Bogor menggantung karena tanah dibawahnya amblas.
[Gambas:Video CNN] (kid)