"Indeks kerawanan yang tinggi ditekan supaya pada pelaksanaan pilkada dan pemilu, kondisi sudah kondusif," kata Wiranto di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (6/2).
Dari data Bawaslu, sejumlah daerah yang memiliki indeks kerawanan tinggi antara lain Papua, Maluku, dan Kalimantan Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:KPU Jabar Akan Validasi 22 Ribu Warga Binaan |
Karenanya, Wiranto meminta kepolisian yang dibantu oleh TNI untuk bisa mengamankan pelaksanaan pilkada dan pemilu tersebut, terutama di daerah yang memiliki indeks kerawanan tinggi.
"Polisi ditugasi untuk pengamanan langsung dibantu TNI dalam rangka pemilu dan pilkada," ujarnya.
"Sehingga tiap daerah disusun satu sistem pengamanan, dasarnya indeks kerawanan pemilu oleh bawaslu," ucap Witanto.
Di sisi lain, Wiranto juga meminta peran masyarakat untuk ikut serta dalam proses pengamanan pilkada dan pemilu tersebut.
Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali menegaskan netralitas TNI dalam rangka pengamanan pilkada dan pemilu mendatang.
"TNI harus semakin profesional terhadap hakikatnya dengan menjauhkan diri dari segala bentuk politik praktis," ujar Hadi.