"Faktor pertama ketika itu ada sejumlah kader yang bermasalah sehingga kemudian menjadi faktor pelemah bagi pemilih kita dari seluruh pemilih nusantara. Tentunya kita berharap kini semakin baik, semakin berintegritas dan mudah-mudahan kita bisa menjaga itu semuanya," ujar Agus, di Wisma Proklamasi 41, Sabtu (17/2).
Di antaranya, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi M. Mallarangeng dalam kasus korupsi proyek Hambalang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lupa, bekas Wakil Sekjen Partai Demokrat Angelina Sondakh yang terjerat kasus korupsi Wisma Atlet, serta mantan Bendahara Partai demokrat M. Nazaruddin untuk kasus yang sama.
"Sangat dimaklumi rakyat kebingungan ketika itu. Di Indonesia dalam politik nasional itu ketokohan seorang figur itu sangat berarti, sangat diperhitungkan, dan menjadi dasar pemilih untuk menentukan pilihannya," tuturnya.
"Saya jalankan sebaik-baiknya dengan segenap tenaga dan juga sepenuh hati karena memiliki misi besar untuk menyukseskan Demokrat terutama di 2019 dan juga kita berharap 2018 ini bisa mencapai sejumlah kemenangan ini yang menjadi harapan besar dari pembentukan Kogasma," jelas Agus. (arh/wis)