Informasi dari pos Pemantau Gunung Sinabung, abu vulkanis bervolume besar itu turun di Kabupaten Karo sehingga cahaya matahari terhalang dan jarak pandang memendek.
"Kondisi di sekitar lokasi gelap karena tertutup abu vulkanis. Palang Merah Indonesia Karo masih mendata apakah ada korban," kata Kepala Pos PGA Sinabung, Armen Putra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak PVMBG terus memantau aktivitas gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu dari CCTV dan Thermal Cam milik PVMBG - Badan Geologi.
"Jarak pandang hanya lima sampai 10 meter," kata Natanail.
Natanail menyatakan pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyisiran di zona-zona merah untuk memastikan apakah ada korban dalam erupsi kali ini.
"Relawan kami sudah menyisir, tanya kepala desa, dan sampai saat ini belum ada laporan soal korban," jelasnya.
Gunung api Sinabung meletus dahsyat, Senin (19/2) pukul 08.53 WIB dan dengan kolom abu vulkanis mencapai tinggi 5 kilometer dan luncuran awan panas 4,9 km ke arah selatan-tenggara serta 3,5 km ke tenggara dan timur.
(zul/vws)