"Saya cukup excited berangkat ke sana. Saya percaya tidak sulit menangani Norwegia sekaligus Islandia," ujar dia, seusai dilantik setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Todung menyebut, tidak banyak WNI di sana. Rinciannya, sekitar 6ribu di Norwegia, dengan seribu orang di antaranya ada di Ibu Kotanya, Oslo.
"Sebagai sosok yang tepat untuk bisa mewakili negara ini dalam aksi meningkatkan HAM di Indonesia dan memberikan pengertian kepada negara-negara barat bahwa masalah HAM di Indonesia tidak semudah yang dibayangkan," ucap dia, yang merupakan mantan aktivis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ini.
Todung memperkirakan mulai berangkat dan bekerja di negara Skandinavia itu pada minggu ketiga Maret.
Berdasarkan laporan PBB tentang Negara paling Bahagia atau The World Happiness Report 2017, Norwegia mendapat nilai tertinggi semua faktor kebahagiaan, mulai dari perhatian, kebebasan, keramahan, kesehatan, pendapatan, dan pemerintahan yang baik. Sementara, Islandia menduduki posisi ketiga.
Pelantikan itu didahului dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden (Keppres) No 30 P tahun 2018 dan Keppres No 31 P tahun 2018 tentang Pengangkatan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh oleh Deputi Bidang Administrasi dan Aparatur Kementerian Sekretariat Negara.
(arh/gil)