Said mengutarakan tersebut menanggapi insiden jatuhnya cetakan beton pada salah satu tiang Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang mengakibatkan sejumlah pekerja proyek terluka.
"Saya menduga pembangunan infratstruktur Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya kejar target pencitraan 2019, sehingga mengabaikan keselamatan dan keamanan," kata Said melalui siaran pers, Selasa (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Said mengaku cemas akan terjadi peristiwa yang lebih buruk apabila infrastruktur selesai dibangun dan mulai digunakan masyarakat. Kecemasan Said itu lahir dari anggapan bahwa pengerjaan pembangunan infrastruktur hanya dilakukan asal cepat selesai atau mengabaikan kualitas serta keselamatan pekerja.
Said, atas nama KSPI, juga mendesak DPR agar membentuk panitia kerja khusus untuk memeriksa pembangunan infrastruktur yang telah memakan korban luka maupun korban jiwa.
Kedua hal itu dinilai perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Kaum buruh mengingatkan, jangan gara-gara pencitraan untuk 2019 yang seolah-olah mengejar target pembangunan infrastruktur mengorbankan nyawa buruh," katanya. (osc/asa)