Banjir Kabupaten Bandung, 9.938 Rumah Tergenang

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 23/02/2018 18:17 WIB
Banjir Kabupaten Bandung, 9.938 Rumah Tergenang Warga menembus banjir yang melanda ruas Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/11/2017).(ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir yang menggenangi tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung sejak Kamis malam (22/2) telah menyebabkan ribuan rumah tergenang.

Tujuh kecamatan itu meliputi Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Majalaya, Paseh, Ibun dan Solokan Jeruk. Dua di antaranya yakni Ibun dan Kutawawingin mengalami longsor.

Banjir disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang selama 3 (tiga) hari terakhir seiring itu meningkat pula debit air Sungai Citarum. Ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter sampai 200 cm.


"Bahwa dari kejadian tersebut dari data awal yang masuk saat ini ada 9.938 rumah tergenang, sebanyak 29.814 jiwa terdampak banjir, dan 10 gedung sekolah dan 27 tempat ibadah tergenang," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Akhmad Djohara, Jumat (23/2).


Banjir juga membuat arus lalu lintas penghubung dari Andir ke Katapang, Dayeuhkolot ke Banjaran, Dayeuhkolot ke Ciparay dan dari Majalaya ke Rancaekek saat ini lumpuh total tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 dan 4.

"Satu akses jalan yang bisa dilalui saat ini yaitu jalan Cikarees-Bojongsoang namun kondisinya macet total," ucapnya.

BPBD Kabupaten Bandung saat ini telah mengerahkan semua potensi yang ada baik SDM maupun peralatan. Sebanyak 32 personel sudah dibagi tugas ke titik-titik lokasi vital wilayah banjir untuk bergabung dengan petugas TNI/Polri, Satpol PP, Dishub, Basarnas dan para relawan yang sudah ada di lapangan.

"Alat-alat berat seperti beko, loader dan peralatan lainnya, perahu karet, tenda, toilet mobile juga sudah diturunkan," ungkapnya.


Sedangkan untuk sembako, dapur umum maupun tenaga medis sedang dikoordinasikan dengab satuan kerja terkait.

"Logistik dari dinas sosial untuk bantuan makanan dan dapur umum. Tidak menutup kemungkingkann bantuan dari pusat kami tunggu untuk segera disalurkan," harapnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat cuaca yang sampai dengan saat ini masih cukup ekstrim.

"Kami mengimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Bandung selalu waspada terhadap kemungkinan bahaya banjir, longsor dan angin puting beliung," ujarnya. (hyg/gil)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA