Putra Presiden ke-2 Soeharto itu menawarkan sistem pendidikan online dan menggunakan kartu pintar untuk membiayai bimbingan belajar yang relatif mahal. Konsep tersebut, kata Tommy harus segera ditawarkan oleh kader Partai Berkarya kepada konstituen di seluruh Indonesia.
Tommy mengatakan partainya akan memperkenalkan belajar tanpa harus ke sekolah, yaitu melalui internet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan memperkenalkan belajar tanpa harus ke sekolah, kita pakai online, dengan online itu pendidikan kita bisa lebih murah dan efektif," kata Tommy saat membuka Rapimnas Partai Berkarya di Solo, Sabtu (10/3).
Dia mengatakan para pelajar bisa belajar langsung dengan orang tua. Sementara sistem ujiannya kata Tommy bisa ditempatkan di satu tempat buat anak-anak sekolah online tersebut.
"Dengan begitu, mereka tidak perlu buku lagi, tidak perlu seragam lagi, akhirnya bisa menghemat cost (biaya) yang besar," katanya.
"Kalau kita dipercaya negara ini tentu penghematan yang besar yang sekarang ratusan triliun dipakai untuk pendidikan bisa dialihkan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan," katanya. (dal/asa)