"Sesuai dengan peraturan perundangan-undangan apabila sudah disetujui di rapat paripurna, dan dalam jangka waktu 30 hari belum ditandatangani sudah otomatis bahwa pemerintah menyetujui dari undang-undang tersebut," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (13/3).
Berdasarkan Pasal 73 ayat 1 dan 2 UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Aturan Perundang-undangan disebutkan bahwa Presiden mengesahkan UU dengan menandatangani RUU hasil persetujuan pemerintah dan parlemen selama 30 hari sejak disetujui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, lanjut Agus, UU MD3 sudah bisa diberlakukan terhitung mulai Rabu (14/3) jika Jokowi tak kunjung menandatangani.
"Ketika kita ketahui kalau Perppu itu dikeluarkan itu sudah langsung dilaksanakan," ujarnya.
"Apabila sudah diusulkan bisa saja dilaksanakan dengan memenuhi aturan yang dilaksanakan surat disampaikan kepada pimpinan DPR kemudian melaksanakan rapim, Bamus untuk mengikuti seluruh persyaratan yang ada dan tentu yang terakhir pelantikan oleh MA," ujarnya.
Hasil revisi UU MD3 mengatur penambahan kursi pimpinan DPR yang diperuntukan kepada PDIP sebagai partai pemenang pemilu.
Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto sebelumnya telah mengatakan bahwa Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto berpeluang mengisi posisi tersebut. (osc/sur)