Gerindra Bakal Rombak Susunan Fraksi di DPR

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Rabu, 14/03/2018 01:01 WIB
Gerindra Bakal Rombak Susunan Fraksi di DPR Partai Gerindra dikabarkan akan merombak susunan fraksi di DPR setelah UU MD3 berlaku. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Gerindra dikabarkan bakal merombak jajaran pimpinan fraksi baik di DPR maupun di MPR. Posisi Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR, yang saat ini diisi oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, akan ditempati orang baru.

Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan pergantian posisi Muzani itu karena penambahan kursi pimpinan MPR setelah pengesahan hasil revisi Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).

"Pak Muzani itu dinformasikan jadi Wakil Ketua MPR. Jadi yang berkembang adalah tentu beliau tidak akan merangkap Sekjen, Wakil Ketua MPR dan [ketua] fraksi," kata Sodik saat dihubungi, Selasa (13/3).


Saat ini, kata Sodik, pembahasan masih berlangsung di tingkat pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan belum ada keputusan.

"Yang saya tahu adalah baru sebatas Pak Muzani sebagai wakil ketua MPR, dan calon penggantinya di Fraksi Pak Edhie Prabowo," katanya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Fary Djemy Francis mengatakan perombakan posisi pimpinan fraksi baik di DPR maupun di MPR, masih dalam tahap usulan di DPP.

"Apabila Pak Sekjen Muzani sebagai ketua fraksi dilantik jadi Pimpinan MPR maka Ketua Fraksi Gerindra di DPR akan diusulkan untuk pergantian," kata Fary.

Berdasarkan hasil revisi UU MD3 yang sudah disahkan, Gerindra bakal mendapat jatah kursi bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

UU MD3 akan otomatis berlaku mulai 14 Maret 2018 jika Presiden Joko Widodo tak menandatangani undang-undang tersebut.

(ugo/arh)