Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan yang diperolah dari tujuh orang saksi diduga insiden perusakan didasari pada motif pribadi.
Namun, menurutnya, polisi terus melakukan pengusutan sebelum menyimpulkan motif sesungguhnya di balik perusakan gereja tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai terjadi hal-hal yang meluas," tutur mantan Kapolrestabes Surabaya itu.
Gereja Katolik Santo Zakaria di Dusun 3, Desa Mekar Sari dirusak sekelompok orang tidak dikenal. Padahal, gereja itu baru selesai direnovasi dan diresmikan kembali oleh Uskup Palembang pada Minggu (4/3).
"Pelaku lebih dari empat orang datang dengan empat sepeda motor, membawa pukul godam merusak pintu dan jendela," kata dia.
(ugo/arh)