Pantauan CNN Indonesia.com di lapangan, sekitar seratusan massa berpakaian putih-putih memenuhi gerbang kantor Tempo. Dalam orasinya, seorang anggota FPI menyerukan agar Tempo meminta maaf atas penerbitan karikatur di Majalah Tempo yang dianggap melecehkan tokoh FPI Rizieq Shihab.
"Kami tidak akan pulang sebelum Tempo benar-benar meminta maaf. Tempo harus minta maaf hari ini, kalau tidak kita sikat," kata seorang orator dari atas mobil komando.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FPI menilai karikatur tersebut menginterpretasikan Rizieq Shihab.
Maman mengaku belum berencana melaporkan Tempo ke dewan pers. Mereka akan terlebih dahulu menemui redaksi Tempo dan meminta Tempo meminta maaf.
"Biasanya kan hanya permohonan maaf doang, kali ini kami minta agar tertulis. Soal dewan pers nanti itu langkah selanjutnya bersama kuasa hukum kami," katanya.