Dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (20/3), Utut lahir di Jakarta pada 16 Maret 1965. Pria bernama lengkap Utut Adianto Wahyuwidayat itu dilahirkan dari seorang Ayah yang bekerja sebagai pegawai negeri, dan ibunya hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga.
Selepas lulus dari SMA Negeri 6 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 1984, Utut melanjutkan pendidikannya di Fakultas FISIP Universitas Padjadjaran Bandung dan Jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Padjadjaran pada 1989.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jauh sebelum terjun ke dunia politik, Utut lebih dikenal sebagai salah satu olaharagawan terbaik yang dimiliki Indonesia dengan predikat Super Grand Master di cabang olahraga catur.
Dari umur 6 tahun, Utut sudah mulai memperlihatkan ketertarikannya pada olahraga catur. Utut pun menyandang predikat sebagai pecatur Indonesia termuda yang memiliki predikat Grand Master pada usia 21 tahun.
Sejak saat itu, prestasi tersebut telah berhasil dilewati pecatur muda lainnya, Susanto Megaranto, yang menjadi Grand Master pada usia 17 tahun. Utut sempat menjadi Super Grand Master pada tahun 1995-1999, saat ELO ratingnya melebihi 2600.
Prestasi puncaknya di dunia catur pernah ia torehkan dengan menduduki peringkat 39 dunia dengan ELO rating 2615 pada tahun 1997.
Pada akhir Januari 2004, Utut kembali membuat masyarakat Indonesia tercengang ketika ia bertarung sendirian melawan 9.122 pecatur secara simultan di Pekan Raya Jakarta. Saat itu ia berhasil memenangkan pertandingan dan namanya tercatat dalam rekor MURI.
Utut baru masuk ke dunia politik secara terbuka pada tahun 2009 lalu dengan bergabung ke PDIP. Ketika itu ia melenggang mulus ke Senayan dari daerah pemilihan Jawa Tengah VII yang meliputi Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga.
Utut menjadi salah satu olahragawan yang sukses berkecimpung di dunia politik. Kini setelah 10 tahun duduk menjadi perwakilan rakyat di parlemen, Utut resmi menduduki jabatan Wakil Ketua DPR, sebuah capaian politik tertinggi bagi olahragawan sejauh ini. (osc/gil)