Saat operasi berlangsung, sempat terjadi pendarahan di dalam mata kiri penyidik lembaga antirasuah itu.
"Ada sedikit pendarahan di dalam mata kiri sehingga kemungkinan pandangan akan sedikit kurang baik," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Jumat (23/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febri menuturkan berdasarkan informasi dokter, operasi berjalan lancar dan Novel masih berada di ruang operasi menunggu sadar.
"Menurut dokter, hal ini akan membaik. Novel membutuhkan istirahat beberapa hari di RS untuk pemulihan," tuturnya.
Novel telah menjalani perawatan di Singapura selama kurang lebih 10 bulan. Kepala Satuan Tugas kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP itu sempat menjalani operasi pertama mata kirinya, yang rusak lebih parah dibanding mata kanannya.
Selama Novel dirawat di Singapura, kasus penyerangan dengan menggunakan air keras yang ditangani Polda Metro Jaya itu belum juga menemui titik terang.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Idham Azis mengklaim pengungkapan kasus penyerangan ke penyidik senior KPK itu hanya soal waktu. (dal/wis)