"(Sejak) 2017 ya. Bulannya saya lupa," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Senin, (26/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Novel menjadi korban penyerangan air keras oleh orang tak dikenal pada April 2017. Serangan itu melukai mata sebelah kiri Novel yang mengakibatkan matanya harus dioperasi.
[Gambas:Facebook]
Namun sejak Februari kemarin, KPK belum bisa memastikan alokasi anggaran untuk membiayai pengobatan Novel 2018.
"Kemarin itu kita dibantu Presiden, dan Wakil Presiden, terima kasih sekali. Alokasi anggaran untuk 2018 ini saya belum bisa pastikan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (22/2).
KPK hanya bisa memastikan biaya rawat jalan Novel setiap dua minggu sekali ke Singapura sebelum operasi tahap dua.
"Itu nanti akan kami sampaikan kalau semuanya sudah dipastikan," tuturnya. (arh/wis)