"Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.495 SMK atau 1.459.062 siswa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sisanya melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP)," kata Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Bakhrun di Jakarta seperti dilansir dari Antara.
Setelah siswa SMK menggela UN, disusul kemudian siswa SMA yang akan menggelar UN pada 9 hingga 12 April dan sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat pada 23 hingga 26 April.
Sementara, UN susulan untuk SMK dan SMA sederajat akan diselenggarakan pada 17 hingga 18 April dan untuk SMP sederajat pada 8 hingga 9 Mei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap pelaksanaan UN yang dimulai pada pagi hari ini juga berlangsung lancar," katanya.
"Jangan lupa berdoa dan menjunjung tinggi kejujuran serta menjauhi kecurangan," kata Muhadjir.
Mendikbud menjelaskan prestasi memang penting tetapi jujur harus lebih diutamakan. Untuk itu dia berpesan pada siswa untuk percaya pada kemampuan sendiri dan menjauhi segala bentuk kecurangan. (sur)