"Diimbau kepada para pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas," kata Kepala Dishub DKI Andri Yansyah, melalui keterangan tertulis, Selasa (10/4).
Rekayasa lalu lintas itu dilakukan di lokasi, pertama, Simpang Matraman (Jalan Salemba Raya - Jalan Matraman Dalam).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, arus lalin dari arah Jatinegara menuju Senen dan Pramuka yang semula dialihkan melalui Jalan Matraman Dalam - Jalan Proklamasi - Jalan Diponegoro - Jalan Salemba Raya, akan diberlakukan kembali seperti kondisi awal.
Lokasi kedua, Simpang Megaria (Jalan Prokiamasi - Jalan Diponegoro).
"Akan dilakukan penyesuaian terhadap fase dan waktu siklus (cycle time) lampu lalu lintas di Simpang Megaria," kata Andri.
Pihak Dishub, katanya, akan memberlakukan satu arah pada ruas Jalan Proklamasi mulai dari Simpang Megaria sampai dengan Simpang Jalan Proklamasi - Jalan Penataran. Hal itu dimulai sejak Simpang Megaria menuju Simpang Jalan Proklamasi - Jalan Penataran.
Sementara, lalin dua arah diberlakukan mulai Simpang Jalan Proklamasi - Jalan Penataran sampai dengan Simpang Jalan Tambak.
Jalan Penataran yang semula dua arah akan diberlakukan sistem lalin satu arah ke Utara (Jalan Proklamasi - Jalan Diponegoro).
Kemudian, arus lalin dari arah Manggarai menuju Pramuka atau Jatinegara belok kanan di simpang Tambak melalui Jalan Matraman Dalam hingga masuk underpass (lurus ke Pramuka dan kanan ke Jatinegara).
Arus lalin yang akan menuju Menteng atau Jalan Diponegoro melalui Jalan Proklamasi - Jalan Penataran - lurus ke arah Menteng, lalu belok kanan ke RSCM dan belok kiri ke Jl. Imam Bonjol.
Arus lalin dari arah Menteng yang akan menuju Pramuka atau Jatinegara akan diarahkan melalui Jalan Proklamasi - Jalan Matraman Dalam - masuk Underpass Matraman dan seterusnya.
Ppembangunan underpass Matraman akan diuji coba hari ini. Pembangunannya bertujuan untuk mengurangi kemacetan dari arah Barat (Jalan Matraman Dalam) menuju ke arah Pramuka dan arah Jatinegara. (arh/sur)