Konstruksi Proyek Tol Manado-Bitung Roboh, 2 Orang Tertimbun

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 21:32 WIB
Konstruksi Proyek Tol Manado-Bitung Roboh, 2 Orang Tertimbun Tim SAR dibantu warga masih mengevakuasi dua pekerja masih tertimbun material cor Tol Manado-Bitung. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta, CNN Indonesia -- Proyek pengecoran plat lantai jembatan Tol Manado-Bitung di Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) roboh pada Selasa (17/4), sekitar pukul 14.30 Wita. Dua pekerja dikabarkan masih tertimbun reruntuhan hingga saat ini.

Peristiwa itu terjadi ketika proses pengecoran berlangsung. Ketika itu ada 21 pekerja berada di lokasi. Ketika konstruksi roboh, ada tiga korban yang tertimbun reruntuhan. Mereka adalah Sugeng dan Muktar dari Blitar, serta Dadi asal Bandung.

Petugas penghubung Kantor SAR Kelas A Manado, Tiana mengatakan satu korban yakni Muktar sudah berhasil diangkat dari timbunan material cor. Dia lantas dilarikan ke Rumah Sakit Lembean.



"Evakuasi masih berjalan sampai saat ini karena dua orang lagi (Sugeng dan Dadi) masih tertimbun," kata Tiana kepada CNNIndonesia.com.

Menurut Tiana, tim SAR dibantu warga setempat terus melanjutkan proses evakuasi sampai saat ini. Mereka mengerahkan sejumlah peralatan meliputi truk personel (2 unit), mobil penyelamat (1 unit), truk penyelamat (1 unit), peralatan ekstrikasi, perangkat oksigen (2 buah), alkon dan lampu darurat.


Tiana menyatakan mereka masih mencari penyebab runtuhnya material pengecoran plat lantai ini. Konstruksi itu mempunyai panjang sekitar 38 meter dan yang ambruk sepanjang 19 meter.

Konstruksi pengecoran plat jembatan yang ambruk berada di seksi IIA, tak jauh dari ruas jalan utama. Pengecoran plat itu dikerjakan oleh PT Wijaya Karya. (ayp/pmg)