Cak Imin Soal Baliho: Jokowi Bukan Menyindir, Itu Memuja
Abi Sarwanto | CNN Indonesia
Kamis, 19 Apr 2018 13:48 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menanggapi santai sentilan Presiden Joko Widodo yang menyoroti balihonya lebih banyak dari promosi Asian Games di Jakarta.
Menurutnya, Jokowi tidak secara serius bermaksud menyindirnya soal baliho yang banyak beredar di sudut-sudut jalan ibu kota.
"Bukan menyindir, itu memuja," ujar Cak Imin sapaan karibnya sambil tertawa di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (18/4).
Meski demikian, Cak Imin mengklaim akan meminta kepada pendukungnya untuk ikut membuat baliho yang mempromosikan gelaran Asian Games.
"Kita dukung semua masyarakat untuk mensosialisasikan, menopang kesuksesan Asian Games 18 Agustus. Gairah harus dikatakan di semua tempat," katanya.
Sindiran terhadap baliho Cak Imin yang banyak beredar di jalan sebelumnya diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
Usai rapat terbatas di Istana Bogor, kemarin, Sandi mengatakan Jokowi dalam rapat mengeluhkan lebih sering melihat baliho Cak Imin sebagai calon wakil presiden daripada promosi Asian Games.
Jokowi, kata Sandi, menyampaikan hal itu karena publikasi Asian Games belum masif untuk membangkitkan animo masyarakat. Padahal Asian Games tinggal menyisakan 120 hari jelang penyelenggaraan.
(dal/gil)
Menurutnya, Jokowi tidak secara serius bermaksud menyindirnya soal baliho yang banyak beredar di sudut-sudut jalan ibu kota.
"Bukan menyindir, itu memuja," ujar Cak Imin sapaan karibnya sambil tertawa di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (18/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Cak Imin mengklaim akan meminta kepada pendukungnya untuk ikut membuat baliho yang mempromosikan gelaran Asian Games.
"Kita dukung semua masyarakat untuk mensosialisasikan, menopang kesuksesan Asian Games 18 Agustus. Gairah harus dikatakan di semua tempat," katanya.
Sindiran terhadap baliho Cak Imin yang banyak beredar di jalan sebelumnya diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
Usai rapat terbatas di Istana Bogor, kemarin, Sandi mengatakan Jokowi dalam rapat mengeluhkan lebih sering melihat baliho Cak Imin sebagai calon wakil presiden daripada promosi Asian Games.
Jokowi, kata Sandi, menyampaikan hal itu karena publikasi Asian Games belum masif untuk membangkitkan animo masyarakat. Padahal Asian Games tinggal menyisakan 120 hari jelang penyelenggaraan.