Dibanding tokoh lain seperti Ketua PKB Muhaimin Iskandar, sampai saat ini Airlangga belum terlalu aktif mempromosikan diri. Namun ia tak memusingkan itu.
"Kalau kami sesuai dengan waktunya saja (mempromosikan diri). Ya, lihat langkahnya saja," ucap Airlangga di Kompleks Istana Bogor, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cak Imin bahkan mendirikan posko kemenangan JOIN, Jokowi-Muhaimin, yang sudah berada di beberapa titik Indonesia.
Selain Cak Imin, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy juga bergerak. Ia pun pernah mendampingi Jokowi dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur dan Jawa Tengah beberapa waktu lalu.
"Itu kan rekomendasi, berterima kasih. Nanti diproses pada waktunya," tutur Airlangga.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengakui Airlangga masuk dalam bursa bakal cawapres Jokowi. Namun, Airlangga tidak masuk ke dalam daftar prioritas.
Hendrawan menuturkan Menteri Perindustrian itu hanya masuk ke dalam daftar panjang.
"Saya kira Pak Airlangga masuk daftar panjang," ujar Hendawan dalam pesan singkat, Rabu (18/4).
Ia menjelaskan daftar panjang berisi para cawapres yang memenuhi syarat umum, sementara daftar pendek berisi cawapres yang memenuhi kriteria umum dan khusus.
"Dan daftar prioritas yang memenuhi kriteria umum, khusus, dan kriteria kecocokan atau kedekatan dengan capres (Jokowi)," ujarnya.
(wis/gil)