Menurut SBY, saat ini jumlah pengangguran masih tinggi, dan seharusnya rakyat Indonesia harus menjadi tuan rumah di negaranya sendiri.
Serbuan pekerja asing itu, kata SBY menimbulkan keresahan di masyarakat. saat ini masyarakat kesulitan mendapat pekerjaan, sementara, lapangan kerja mulai banyak yang diisi TKA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begini saja, karena ini pemerintahan rakyat, yang berdaulat rakyat, tolong pemerintah menjelaskan dengan gamblang, yang transparan, yang jujur. Sebetulnya berapa sih tenaga kerja asing itu, berapa puluh ribu, atau belasan ribu atau ratusan ribu, kita tidak tahu," kata SBY.
Lihat juga:'Sentilan' SBY dan Polemik Kasus Century |
"Yang tidak boleh, yang berbahaya, kalau datang tenaga kerja asing besar-besaran. Mengapa? Pengangguran masih banyak, tenaga kerja kita juga sudah banyak yang terampil dan bisa bekerja sendiri, mengapa kita harus mendatangkan tenaga kerja asing dalam jumah yang besar," ungkapnya.
Hal itu, kata SBY, harus dijelaskan oleh pemerintah, agar tidak beredar hoaks atau berita palsu. Di sisi lain, SBY mengaku ia tidak dalam kapasitas untuk menjelaskan, karena takut nanti menjadi fitnah.
"Maka daripada jadi fitnah, tolong entah presiden, entah menteri, entah siapapun jelaskan kepada rakyat berapa besar tenaga kerja asing yang masuk Indonesia, dari negara mana mereka itu dan bekerja di bidang apa," katanya.
Lihat juga:SBY: Insya Allah Ada Pemimpin Baru 2019 |