Kanit Krimum Polres Jakarta Barat AKP Rulian Syauri mengatakan berdasarkan keterangan yang disampaikan SS peristiwa penyekapan itu dilakukan oleh tiga orang. Seorang pelaku berperan sebagai sopir taksi online dan dua orang berada di kursi belakang mobil untuk melakukan penyekapan.
"Bisa dipastikan kalau dari cerita korban pelaku tiga orang, satu driver, dua yang duduk di kursi paling belakang," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (25/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun saat di tengah perjalanan, tiba-tiba terdapat dua orang laki-laki yang muncul dari kursi paling belakang.
Dari ATM, Rulian mengatakan SS menarik uang sebanyak Rp500 ribu. Selain itu terdapat uang tunai sebanyak Rp30 ribu dari saku SS yang juga diambil pelaku.
Sekitar pukul 13.30 WIB, SS ditemukan di lokasi sekitar kawasan Bukit Duri, Tambora, tempat pertama kali dia memesan taksi online.
Rulian mengatakan hingga kini pihaknya masih memburu tiga pelaku kejahatan tersebut.
"Masih diburu, tim saya sedang berupaya maksimal. (Identitas) lagi dalam penyelidikan," ujar Rulian. (osc)